Gunakan Burung Raptor, BBKSDA Jatim Atasi Bird Strike di Bandara Juanda

by -20 Views

BERITASERU.ID – Resort Konservasi Wilayah (RKW) 08 Bandara Juanda bersama Tim penyelamatan satwa (Wildlife Rescue Unit/ WRU) Balai Besar KSDA ( Jatim) dan Airport Safety Bandara Juanda melaksanakan Wildlife Hazard Management dalam rangka penanggulangan di Bandara Internasional Juanda. sendiri merupakan antara burung dengan pesawat terbang yang sedang take off, terbang, maupun landing. Umumnya gangguan ini terjadi di bandara dengan ketinggian.

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Minta Pemkab Gratiskan Vaksin untuk Jemaah Haji dan Umroh

Untuk itu tim menggunakan metode penempatan burung pemangsa (raptor) untuk mengatasi tersebut. Dengan metode ini diharapkan dapat memecah konsentrasi burung-burung air yang sering mencari makan di pond yang terdapat dalam areal Bandara Juanda.

Sebagai informasi, pada 28 November 2024, tim telah menempatkan 3 ekor burung pemangsa dari jenis Elang brontok (Nisaetus cirrhatus) pada 2 lokasi. Masing-masing seekor Elang brontok fase gelap di kandang sisi Pond Barat, dan 2 ekor Elang brontok fase terang di area dekat unit PMK dan Pond sisi Timur.

Baca Juga  Ciomas Bogor Rawan Maling, Honda CBS Raib dalam Sekejap, Pelaku Beraksi saat Hujan Deras

Sesuai arahan Kepala Balai Besar KSDA , penggunaan burung elang dalam penanggulangan tahap awal ini dilaksanakan dalam kurun waktu 2 bulan. Selama waktu itu, akan dilakukan pemantauan efektifitasnya dan pemeriksaan kesehatan satwa setiap 2 pekan sekali.

Setelah 2 bulan, akan dievaluasi kembali terhadap penempatan elang di Bandara Juanda guna rekomendasi penanganan selanjutnya.

Baca Juga  Puncak Arus Balik Diprediksi Besok, Bandara AP II Fokus Pada 7 Titik Penting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *