Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Kabupaten Bogor untuk Cegah Judi Online

by -38 Views

BERITASERU.ID – Ketua DPRD Kabupaten , mengaku prihatin dengan persoalan judi online yang saat ini sedang ramai dibicarakan.

Terlebih, Kabupaten berada di urutan ketiga wilayah terpapar judi online tertinggi di tingkat kabupaten/kota se-Indonesia.

“Prihatin, tapi tentunya kita ingin maju, bangkit kedepan bahu membahu bangun Kabupaten ,” ujarnya kepada wartawan.

menghimbau para pelaku judi online agar tidak melanjutkan hal tersebut karena dapat merugikan diri sendiri maupun orang terdekatnya.

Baca Juga  Mobil Tabrak Showroom dan Mobil Mewah Bisa Dicover atau Tidak?

Ia juga mengingatkan kepada siapapun yang belum pernah bermain judi online jangan sampai terbesit sedikitpun pikiran untuk mencobanya.

“Khususnya masyarakat Kabupaten dan tadi yang terindikasi atau ikut dalam judi online pikirkan keluarga masing-masing, berikan yang terbaik untuk keluarga,” katanya.

Lebih lanjut, mengatakan para Anggota DPRD Kabupaten tidak tinggal diam untuk menanggulangi permasalahan ini.

Baca Juga  Rudy Susmanto Dukung Pemkab Bogor Bentuk Satgas Gakkum untuk Truk Tambang

Ia mengatakan para wakil rakyat turut serta berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat di wilayahnya masing-masing.

“Sama kita juga memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat melalui dapil masing-masing dan kita mengajak seluruh elemen masyarakat hari ini. Kita bersama-sama menghimbau untuk mencegah supaya online juga tidak merebak di Kabupaten Bogor,” katanya.

Sebagai informasi, Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah tertinggi terpapar judi online dengan jumlah pengguna sebanyak 535.644 pengguna dengan nilai transaksi mencapai Rp 3,8 triliun.

Baca Juga  Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara Dukung Aksi Tanam Pohon LHK

Kabupaten Bogor sendiri berada di urutan ketiga  wilayah tertinggi yang terpapar judi online tingkat kabupaten/kota dengan nilai transaksi mencapai Rp 567 miliar.

Sedangkan tetangganya, yakni Kota Bogor berada diurutan kedua tertinggi tingkat kabupaten/kota dengan nilai transaksi mencapai Rp 612 miliar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *